Tuesday, January 24, 2006

mengecup elegi

angin kupinta mengamini ingin
agar bisa menekuni rindu
malam kuterjang tiada penghalang
demi ruang melihat bulan

angin dan malam
yang biasa menemani
sendiri
kutinggalkan

para penanti yang setia
kulalaikan

segalanya untuk hasrat
beri harapan menjadi
sejuta cinta yang terpendam

namun...
mengapa tak kenan lebih lama?
syahdu semu itu tak mau
mengecup rindu hingga relung kalbu?

maka tiba, sepi dan sunyi lepas tertawa...

hatiku...
lelaplah hingga nanti
indahlah mencipta mimpi
akan kutemani sambil mengecup elegi

No comments: